Wah ada tamu...

Blognya masih berantakan nih, lagi beres-beres template baru, hehehehe...
Terimakasih atas kunjungannya.

Aplikasi yang wajib diinstall pada handphone android
Bagi pengguna ponsel android kelas mid atau low end, ukuran memory yang kecil sudah menjadi masalah klasik. Karena memory yang terbatas, kita pun harus memastikannya digunakan dengan efektif dan efisien. Salah satu cara adalah memprioritaskan pemasangan aplikasi-aplikasi yang memang dibutuhkan. Apa saja itu? Berikut jenis aplikasi wajib untuk ponsel android kamu.

1. Social Media
Untuk saya pribadi, saya hanya memasang 4 aplikasi social media dan sejenisnya. Facebook, Twitter, Line dan Instagram. Sebenarnya saya masih punya banyak akun diaplikasi lain, tapi toh kalau fungsinya tak jauh beda buat apa ribet, ya kan?

2. Utilitas dan Keamanan
Bertujuan untuk menjaga performa dan kondisi perangkat lunak ponsel. Ada banyak jenisnya, saya pribadi mempercayakan utilitas kepada Clean Master dan keamanan pada CM Security. Ada juga aplikasi yang mencakup kedua fungsi tersebut.

3. Gaming dan Multimedia
Aplikasi game dan multimedia akan bermanfaat untuk menghilangkan jenuh atau mengisi waktu yang kosong. Saran saya, pasanglah aplikasi yang bersifat offline dan ringan. Aplikasi online biasanya lebih berat karena berukuran besar dan uptodate.

4. Perangkat Pendukung Kerja
Jika kamu pelajar, mahasiswa atau pegawai kantoran yang sering menggunakan aplikasi Office atau Pdf, bisa memasang aplikasi Office pada ponselmu. Untuk keperluan ini saya menggunakan aplikasi WPS Office yang dulunya bernama Kingsoft Office.

Jika 4 jenis aplikasi wajib untuk ponsel android di atas sudah terpasang di ponselmu, barulah kamu bisa mengecek dan memanfaatkan ruang memory yang tersisa untuk kepentingan lain atau memasang aplikasi tambahan.

Saran: 
Gunakan memory eksternal yang berukuran lebih besar dari memory internal ponsel. Install setiap aplikasi di memory eksternal agar kinerja ponsel tidak terganggu akibat memory internal yang penuh.

Aplikasi Wajib Untuk Ponsel Android

Alasan Indonesia Tidak Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

Negara mana yang tak ingin berpartisipasi di Piala Dunia? Tak terkecuali Indonesia. Sejak kecil saya sering mendengar selentingan tentang hasrat Indonesia bermain di Piala Dunia, tapi 'ibarat hati ingin memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai'. Ya, keikutsertaan Indonesia di Piala Dunia sejauh ini tak lebih dari sekedar, mimpi.

Namun tak ada kata menyerah untuk mewujudkan mimpi. Jalan pintas pun siap dilalui: menjadi tuan rumah Piala Dunia. Ini adalah satu-satunya cara paling mungkin (saat ini) jika Indonesia ingin bermain di Piala Dunia. Pertanyaannya, bisakah Indonesia menjadi tuan rumah gelaran akbar empat tahunan itu?

Bukan bermaksud mematahkan asa, tapi saya hanya ingin mengajak anda untuk sedikit menganalisis dan mencoba realistis. Untuk jadi tuan rumah Piala Dunia, Indonesia masih belum bisa. Apa alasannya? Banyak, tapi yang paling sederhana dan yang paling utama: prestasi persepakbolaan nasional.

1. Mari mencoba realistis
Kekuatan sepakbola Indonesia di tingkat dunia (saat ini) bisa dikatakan masih berada di level 'dunia ketiga'. Jangankan untuk menembus Piala Dunia, untuk bisa berpartisipasi di Piala Asia saja kita masih dipaksa bermimpi.

2. Mari sedikit menganalisis
Melihat sejarahnya, negara tuan rumah Piala Dunia selalu negara yang termasuk dalam 100 besar rangking FIFA. Indonesia dimana sekarang? Saya bahkan tidak ingat apakah Indonesia pernah termasuk dalam 100 besar FIFA.

Jadi, jika Indonesia ingin mewujudkan mimpi itu, yang pertama harus dilakukan adalah memperbaiki kualitas persepakbolaan tanah air dan meningkatkan prestasi yang otomatis akan meningkatkan rangking FIFA Indonesia.

Alasan Indonesia Tidak (Belum) Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

Tips Agar Lagu Buatanmu Terkenal dan Sukses

Untuk jadi musisi sukses dibutuhkan karya yang bagus. Tapi, di Indonesia kamu tidak butuh karya yang bagus! Cukup ikuti pakem pasar, maka kamu "bisa jadi" musisi kelas atas.

MusisiAlay

Karya musisi tentu saja musik dan lagunya. Untuk membuat sebuah musik atau lagu agar bisa menjadi hits pun sebenarnya tidak susah, ikuti saja tips berikut:

1. Konsep Percintaan 
Semakin baik tentang putus cinta, kegalauan akan cinta dan sejenisnya. Ingatlah bahwa mayoritas orang Indonesia terutama kaum muda adalah orang-orang yang haus akan cinta dan kasih sayang.

2. Aransemen Simpel
Tidak perlu memakai not-not atau tabulasi yang rumit dan berkelas, chord dasar saja sudah cukup. 'Yang penting ada iramanya'. Buatlah temponya menggantung, lambat dan melodramatis.

3. Lirik Overdramatic 
Berikut contoh lirik atau syair yang menjadi pakem standar lagu-lagu Indonesia: "aku tak bisa hidup tanpamu", "aku mati tanpamu" dan semacamnya, asal jangan "nyawaku ada di tanganmu" saja.

4. Vocal Merintih Perih
Percayalah, suara vocalist tak perlu merdu, yang penting dia bisa nyanyi di nada rendah dan sendu. Buat kesan ia begitu menderita saat menyanyikannya, seakan itu adalah kata-kata terakhir darinya.

5. Video Klip Dramatis
Pastikan ada adegan si model menangis terisak seperti ABG yang baru kehilangan gadget. Lengkapi dengan hujan, badai, petir, pecahan kaca, berlari histeris. Beri sentuhan slow motion plus efek sephia.

6. Trik Promosi ke Media
Bilang kalau lagu itu banyak di request di salah satu radio terkenal di Zimbabwe. Ceritakan juga kalau lagu itu diangkat dari kisah nyata (tapi rahasia). Katakan, walau tak ada yang menanyakannya.

Oke, itu saja sedikit tips dari saya. Jika kamu punya bakat dan ingin sukses dibidang musik, bolehlah mencoba tips di atas. Resiko tanggung sendiri. Selamat berkarya!

Tips Agar Lagu Buatanmu Terkenal dan Sukses

Aksi Ferdinand Sinaga
Tulisan ini berawal dari kekagetan saya atas apa yang terjadi saat laga Timnas Indonesia melawan ASEAN All Star beberapa waktu lalu. Bukan soal pertandingannya, tapi soal seorang pemain timnas (Ferdinand Sinaga) yang melompati pagar pembatas dan mengejar penonton. Aksi dari Ferdinand ini disinyalir akibat kesal pada sekelompok supporter yang terus mengejeknya sepanjang pertandingan. What the...

Tapi, saya tidak heran sama sekali. Buat saya kejadian macam ini hanya soal waktu. Sudah sejak lama saya memperhatikan betapa masih dungu-nya supporter sepakbola tanah air. Tidak semua, saya tidak menggeneralisir, tapi memang begitu adanya. Tidak sekali dua kali saya melihat ada atribut klub dipajang atau dipakai oleh supporter saat timnas bertanding. Mulai dari spanduk, chants, syal, hingga jersey klub. Sebenarnya buat apa? Eksistensi? Gagah-gagahan? Oh.... ayolah kawan...

Ironisnya, (berdasarkan dari apa yang saya lihat) tindakan ini tidak dilakukan oleh segelintir oknum tapi juga kelompok. Teroganisir atau spontanitas? Entahlah, yang pasti hal ini harus diatasi. Pembina klub dan supporter di tanah air harus menegaskan pada anggotanya agar tidak membawa-bawa atribut klub ketika mendukung timnas, karena saat mendukung timnas kita adalah satu, kita hanya mendukung satu tim, satu bendera dan satu negara. Komdis PSSI atau pihak keamanan stadion juga layak diberi wewenang untuk menindak tegas para pelaku yang menurut saya kampungan ini.

Dari sisi nasionalisme, hal ini setidaknya juga menunjukkan betapa mudahnya kita diadu domba. Cukup dengan seragam dan embel-embel, kita bisa saling memusuhi satu sama lain. Menyedihkan. Saya tidak sedang membela Ferdinand Sinaga, tindakannya tetaplah salah dan bisa saja diganjar hukuman, tapi aksi supporter yang menyoraki pemain timnas atas nama klub jelas lebih dari sekedar salah.

PSSI harus membuat aturan khusus soal ini. Sekarang mungkin cuma 1 orang yang bereaksi, tapi (jika terus dibiarkan) bukan tidak mungkin dimasa depan sesama supporter timnaslah yang saling kejar-kejaran. Lucu?

Lepaskan Atribut Klub Saat Mendukung Timnas!

Mungkin judulnya terlalu nyeleneh tapi pertanyaan itu akan menjadi wajar jika terlontar dari seseorang berpola hidup rock`n roll seperti saya. Sebenernya malu juga post beginian tapi paling nggak pembaca bisa menilai saya ini panutan atau panu`an, aissh?! Semoga post ini bermanfaat.

Rindu sekali rasanya joging, main bola, lari pagi dan kegiatan olah tubuh lainnya. Sumpah, gak inget kapan terakhir ini badan dipake buat olahraga, rasanya udah gak enak banget, lesu, letih, lemes dan pastinya letoy! Catatan: yang letoy bukan yang "itu" ya! pfhhhh...

Visi berolahraga
Di usia yang seperempat abad ini rasanya saya sudah harus sadar betul betapa pentingnya kesehatan dan pola hidup sehat itu sendiri pastinya. Tapi yang namanya kebiasaan gimana ya? (mulai lagi deh...).
Selain itu juga hasil liat orang-orang sekitar, jaman sekarang penyakit macem-macem. Sekarang stroke ama sakit jantung bukan cuma buat orang kaya aja (sejak kapaaan?) dan yang tua-tua, orang-orang muda yang segar dan biasanya belum banyak beban pikiran juga bisa kena.
Saya berpikir, umur, jodoh dan rejeki memang di tangan Tuhan, tapi menjaga kesehatan itu ada di tangan sendiri (mulai serius nih...) maksudnya kesehatan itu adalah rejeki dan rejeki itu harus disyukuri salah satu bentuk menysukurinya adalah dengan merawatnya/berolah raga. (ada yang ngantuk?)
Kalau kita tidak menjaga anugerah kesehatan yang diberikan pada kita itu tandanya kita tidak mensyukuri nikmatNya. Jangan sampai nanti ketika sakit kita baru ingat, rindu, terbayang dan menyesali, betapa indahnya bisa berlari, bergerak bebas, kesana kemari, menari-nari di atas dunia ini. Anugrah yang tiada taranya.

Misi berolahraga

Pengen banget aslinya ke tempat fitness, tapi takutnya malah diketawain habis...daya angkat cuma 1 kilo stengah dilebihin dikit. Boro-boro pamerin sixpack bro! ngasi liat mata kaki aja malu.

Pengen maen futsal tapi yang saya temuin temen-temen kebanyakan main lebih ke sisi lifestyle-nya ketimbang olahraganya, lha saya sendiri bilang "maen futsal" yak? emang ga niat, bilang aja! wkwkwkwwk...
Pengen banget bangun subuh-subuh trus lari pagi sambil menghirup udara segar. Haloooo? Ingatkah kamu kapan terakhir kali lihat matahari pagi? Ya, insomnia udah stadium akut. Harap maklum. Heheheee...
Dulu, (aslinya udah lama banget) kalo olahraga biasanya selalu bareng temen-temen jadi ada yg ngajakin, sekarang udah susah buat dapetin temen buat olahraga, ya kesibukan masing-masing gitu deh. Akhirnya keinginan tetaplah jadi keinginan.

Trus gimana dong olahraganya ga jadi-jadi tuh? Jelaslah sekarang, bisa disimpulin. 

Syarat utama untuk menjadi sehat sebenernya bukan selalu berarti olah raga. Kita terlebih dahulu harus punya pola/kebiasaan hidup yang sehat, setelah itu barulah dilengkapi dengan olahraga yang cukup.

Walau memang harus aku akui (nyanyi), merubah kebiasaan itu susahnya bukan main, tapi seperti kata pepatah "jika ada kemauan pasti ada jalan". Mari kita mulai belajar untuk makan yang sehat dan teratur, nggak begadang lagi dan selalu bangun pagi (gak janji).

Kangen Olahraga Lagi

Nostalgia: 8 Game Favorit di Rental PS 1
Di awal 2000an, Playstation begitu booming di Indonesia. Rental playstation pun menjadi salah satu bisnis yang menggiurkan karena harga konsol yang tergolong mahal saat itu. Hampir semua anak-anak dan remaja bermain Playstation di tempat rental, termasuk saya.

Nah, untuk bernostalgia, saya akan share beberapa game terpopuler di rental Playstation 1 di era tersebut. Ingat ya, populer di rental Playstation alias yang paling banyak dimainkan di rental tempat saya dulu bermain bukan berdasarkan selera saya sendiri.

1. Winning Eleven
Gambar 1

Bisa dibilang ini adalah game wajib bagi semua gamers. Sekalipun setiap gamers memiliki game favorit, Winning Eleven tetap jadi prioritas karena game sepakbola ini adalah 'game rakyat' dan biasa dimainkan bersama teman-teman. Kadang tempat rental juga mengadakan turnamennya.

2. Smack Down
Gambar 2

Tingginya rating acara gulat WWF Smack Down di salah satu stasiun televisi swasta Indonesia saat itu turut membangun animo gamers yang tinggi pula akan game yang satu ini. Game pertarungan WWF Smack Down bisa dibilang salah satu game bertema fighting yang legendaris di konsol PS 1.

3. Tarzan Adventure
Gambar 1

Game ini juga diangkat dari film berjudul sama yang tengah populer pada saat itu. Meski game bergenre adventure ini terkesan sebagai game yang 'childish' alias kekanak-kanakan, tapi tidak dipungkiri jika Tarzan merupakan game yang pernah dimainkan oleh hampir semua gamers PS1.

4. Harvest Moon
Gambar 1

Yang menyukai dan yang tidak menyukai game ini mungkin sama banyaknya. Alasan orang tidak menyukai game ini sebetulnya sederhana: pemain game Harvest Moon suka menghabiskan waktu berjam-jam dan menunggu mereka selesai adalah hal yang paling menyebalkan pada saat itu.

5. Grand Turismo
Gambar 1

Dari genre balapan, game ini bisa dibilang ada di level paling atas. Dengan grafis yang mumpuni serta game option seabrek, Grand Turismo menjadi salah satu game terbaik di konsol PS 1. Alasan lain adalah karena game ini bisa dimainkan sendiri-sendiri maupun bersama teman (multiplayer).

6. Road Rash
Gambar 1

Game ini bisa dibilang sebagai game yang paling rusuh. Mengusung tema balap liar, Road Race sangat disukai oleh gamers saat itu. Yang membuat seru game ini adalah saat balapan para pemain bisa berkelahi dengan pemain lainnya dari atas motor, baik dengan senjata atau tangan kosong.

7. Driver
Gambar 1

Game yang satu ini hampir mirip dengan GTA. Kita diminta menyelesaikan beberapa misi bawah tanah dengan mengendarai kendaraan (mobil), tapi tidak sesederhana itu. Dalam perjalanannya, kita akan dikerjar oleh polisi dan juga diperkenankan mencuri kendaraan milik orang lain.

8. Tekken
Gambar 1

Game fighting yang meraih awal popularitasnya melalui konsol arcade (ding dong) ini sangat disukai oleh para gamers PS 1. Alasannya mungkin karena banyaknya tokoh, jalan cerita serta sajian pertarungan yang lebih masuk akal tanpa adanya kekuatan-kekuatan fantasi ala game kebanyakan.

Sebetulnya ada banyak lagi, tapi yang saya sebutkan di atas bisa dibilang sudah merupakan game legendaris di konsol PS 1.

Nostalgia: 8 Game Favorit di Rental PS 1