Terimakasih atas kunjungannya.

Inilah blog kecil saya yang berisikan hal-hal sederhana dan ditulis dengan apa adanya.
Semoga kamu bisa memperoleh sesuatu setelah berkunjung ke blog ini.

UC Browser
Browser dibutuhkan untuk berselancar di dunia maya. Pada handphone android, ada banyak jenis browser. Manakah yang terbaik? Berikut browser android terbaik versi saya.

UC Browser! Well, mungkin sudah banyak juga yang memakainya. Bagi yang belum, layak untuk mencoba browser yang satu ini. Apa saja kelebihan UC Browser?

1. Kecepatan
Ini sudah pasti. Hanya ada sedikit browser yang bisa menyamai keceptan UC Browser. Saya sudah coba sendiri. Ini tak lepas dari metode kompres dalam programnya yang membuat laman dapat dibuka dengan lebih cepat sesuai dengan jaringan yang tersedia.

2. Tampilan
Tampilan UC sederhana & mudah dipahami. Ada juga mode malam yang melindungi mata. Pada halaman home, disediakan berbagai alamat situs favorit serta link yang hanya akan terbuka jika diakses, jadi tak perlu khawatir paket data tersedot tanpa izin.

3. Downloader
UC Browser termasuk satu dari segelintir browser yang memiliki plug-in downloader di dalamnya. Kamu bisa mendownload dengan lancar layaknya menggunakan PC. Penyimpanan data download pun bisa dilakukan lewat cloud yang telah disediakan UC. Komplit!

4. Facebook
UC Browser memiliki mode percepatan yang dirancang khusus untuk mengakses laman facebook. Dan jujur saja, membuka facebook dengan UC Browser akan terasa 3 kali lebih cepat jika dibandingkan dengan browser lainnya yang juga memiliki engine sejenis.

5. Tanpa Iklan
Dan inilah kelebihan utama UC Browser dimata saya. Bisa dikatakan jika UC adalah satu-satunya browser yang secara terang-terangan memblokir iklan yang tampil di halaman situs. Dampaknya? Tentu saja akses halaman lebih cepat dan paket data lebih hemat.

Selain hal di atas sebetulnya masih ada lagi, tapi fokus saya hanya pada kelebihan utama UC Browser yang tidak (belum) didapatkan pada browser lain.

Demikianlah review dari saya. Penilaian ini bersifat pribadi tanpa tujuan apa pun selain berbagi pendapat. Penilaian dilakukan dengan mencoba berbagai jenis browser untuk android dalam jaringan wifi yang stabil.

Browser Terbaik Untuk Android: UC Browser

Paket Internet
Koneksi internet pada gadget sudah menjadi kebutuhan tersendiri. Untuk mendapatkannya, digunakanlah layanan dari berbagai provider telepon selular. Tapi sebelum memutuskan, kita terlebih dahulu harus memilih provider mana yang akan kita gunakan serta apa saja kelebihan dan kekurangan layanannya.

1. Telkomsel
Jangkauannya paling luas dan kekuatan sinyalnya paling stabil. Tidak mengherankan, karena Telkomsel merupakan provider layanan selular paling senior di Indonesia. Sayangnya untuk urusan harga, Telkomsel justru yang paling mahal.

Plus: Sinyal kuat, stabil dan merata
Minus: Harganya paketnya paling mahal


2. Indosat

Jangkauannya juga luas, tapi sayangnya kekuatan sinyal Indosat tidak sestabil Telkomsel. Untuk harga paket, Indosat lebih murah dari Telkomsel, sayangnya paket internet Indosat seringkali disertai dengan aturan-aturan yang membingungkan.

Plus: Harga murah & sinyal lumayan
Minus: Terlalu banyak aturan main paket

3. XL Axiata
Jangkauannya sudah termasuk luas, tapi untuk urusan kekuatan sinyal, internet XL tidaklah sebagus 2 kompetitornya di atas. Beruntunglah bagi yang berada di area-area terbaik XL karena harga paket internetnya termasuk murah.

Plus: Harga termasuk murah
Minus: Kekuatan sinyal tergolong lemah

4. AXIS
Meski statusnya merupakan perusahan yang diakusisi XL, kualitas jaringan AXIS justru lebih mumpuni, harga paket internet yang ditawarkan pun lebih murah, tapi sayangnya jangkauan layanan AXIS belum merata di seluruh Indonesia.

Plus: Harga murah & sinyal lumayan
Minus: Belum tersedia di seluruh Indonesia


5. Three

Sama seperti AXIS, satu-satunya kekurangan Three adalah jaringan yang belum tersedia di seluruh wilayah Indonesia. Padahal untuk harga, Three adalah yang paling murah. Sinyalnya kuat dan aturan main paketnya sangat mudah untuk dipahami.
Plus: Harga murah, simpel & sinyal kuat
Minus: Belum tersedia di seluruh Indonesia

Kesimpulan:
Jika merujuk pada kategori harga, rules dan kualitas jaringan, Three seharusnya jadi provider nomor 1 di Indonesia, tapi sayangnya layanan Three belum merata di seluruh tanah air, hal yang sama berlaku juga untuk AXIS. Telkomsel adalah yang paling unggul dari segi kualitas layanan, tapi kita harus membayar mahal untuk mendapatkan itu semua. Indosat adalah kompetitor utama Telkomsel jika melihat jangkauan, sayangnya kualitas layanan Indosat tidak sebagus Telkomsel dan provider ini seringkali memasang aturan yang kelewat rumit untuk layanannya. XL? Sepertinya masih harus banyak berbenah. Untuk urusan kualitas layanan, provider ketiga terbesar di Indonesia ini justru masih kalah oleh 2 juniornya.

Penilaian ini bersifat pribadi tanpa bermaksud promosi atau menjelek-jelekkan suatu produk karena kualitas layanan masing-masing disetiap wilayah di Indonesia tidaklah sama. Saya sendiri berdomisili di pulau Sumatera.

Paket Internet Terbaik di Indonesia

Facebooring
Entah kenapa saya merasa saat ini sudah banyak orang yang mulai meninggalkan dan melupakan akun Facebook mereka. Akibatnya situs social media ini terasa sepi dan membosankan. Hmmm, kira-kira apa sih penyebabnya ya? Yuk kita bahas!

Faktor pertama adalah dari Facebook itu sendiri:

1. Tampilan Monoton
Sejak awal kemunculannya, user interface yang solid dan simple sudah jadi kelemahan utama situs social media yang satu ini. Sebenarnya, beberapa perubahan telah dilakukan pengembang, tapi tetap saja tampilan Facebook dinilai terlalu monoton.

2. Kurangnya Inovasi
Kebanyakan orang masih bertahan dengan Facebook adalah karena adanya fitur game, laman dan grup (komunitas). Menurut saya, tanpa ketiga hal itu Facebook bisa saja kehilangan banyak anggotanya, bahkan sejak beberapa tahun silam.

Faktor kedua adalah dari anggota Facebook:

1. Banyak Akun Palsu
Indonesia jadi negara dengan anggota Facebook terbanyak dunia. Itu secara kuantitas, secara kualitas? Saya tak pernah menemukan survey atau penelitiannya, tapi saya yakin hampir separuh dari jumlah tersebut adalah akun palsu atau kloningan.

2. Penggunaan Yang Salah
Alih-alih jadi tempat berbagi informasi dan bersosialisasi, Facebook saat ini lebih sering digunakan sebagai tempat curhat dan berdoa. Fenomena di mana orang-orang mulai terbiasa mempublikasikan privasinya jadi suatu hal yang sangat mengganggu.

3. Banyak Akun Deactive
Beberapa akun teman di Facebook sudah tidak terlalu aktif bahkan ada yang sudah tidak pernah aktif lagi. Apa alasannya? Mungkin berkaitan dengan poin-poin di atas. Perlahan tapi pasti, hal ini mulai membuat Facebook mulai membosankan.

Pertanyaannya, kapan Facebook benar-benar ditinggalkan? Untuk ditinggalkan oleh seluruh anggotanya tentu tidak mungkin, tapi melihat sejarah beberapa situs social media dimasa lampau, alasan terbesar Facebook ditinggalkan adalah ketika adanya media lain yang lebih mampu menyaring keinginan anggotanya.


Alasan Meninggalkan Facebook

Agar Tidak Menjadi Korban Bullying

Akhir-akhir ini banyak kasus bullying terangkat permukaan dan menjadi fenomena di masyarakat khususnya remaja. Bagaimana tidak, bullying ternyata bisa berdampak sangat buruk tidak hanya bagi korban tapi juga pelaku. Bullying bisa membuat korbannya frustasi, stress, gangguan mental, bunuh diri bahkan membunuh pelakunya. Bagaimana caranya agar tidak menjadi korban bullying

Berikut sedikit masukan dari saya plus pengalaman pribadi yang mungkin bisa membantu memotivasi kamu yang mungkin suka di bully oleh orang-orang di sekitarmu:

1. Percaya Diri
Kebanyakan korban bullying menjadi sasaran karena kekurangan yang dimilikinya, entah itu fisik atau pembawaan. Jangan kamu merasa minder dengan kekurangan itu, percayalah semua manusia diciptakan sama terhormatnya bagaimana pun ia diciptakan. Tunjukan karaktermu.

Pengalaman:
Saat tampil di depan kelas kadang saya di "boo" dan ditertawai oleh teman-teman sekolah dulu, toh saya tetap pede bahkan saking konyolnya malah ikutan ketawa. < Gila?

2. Jadilah Pribadi Menyenangkan
Biasanya korban bullying cenderung menutup diri & menjauh, hal ini justru semakin memperburuk keadaan. Jadilah pribadi yang menyenangkan & disukai. Jadikan dirimu berkesan & layak untuk diperhitungkan oleh orang-orang di sekelilingmu, bukannya bersembunyi atau menghindar.

Pengalaman:
Sekolah di STM, badan kecil dan tau sendirilah seperti apa. Gak diperhitungkan. Tapi, karena suka ngumpul, ngelucu & kadang bertingkah konyol "mereka" malah balik "menyukai" saya. < Resmi!...emang gila ternyata...

3. Tunjukan Kekuatan, Berikan Perlawanan
Ini mungkin cukup ekstrim, tapi melawan merupakan tindakan alamiah. Jangan pasrah! Tunjukan kamu punya kekuatan, walau pun hanya sedikit & akan membuatmu "sakit & terluka" tetap tunjukan bahwa kamu tidak terima diperlakukan rendah serta memiliki harga diri seperti mereka. Dengan adanya perlawanan mereka akan berpikir dua kali untuk mengusikmu lagi.

Pengalaman:
Masih di sekolah, kadang masih ada aja yang ganggu. Suatu saat ada teman yang meludahi makan siang saya. Kesal, saya lempar itu semua ke mukanya. Kami berantem, hasilnya? Lumayan, saya babak belur coy! Tapi sejak hari itu dia gak pernah gangguin lagi.

Kesimpulannya adalah: kamu harus punya karakter yang berkesan bagi orang-orang di sekelilingmu. Kebanyakan orang-orang mengganggu karena mereka tidak mengenalmu dan karena tidak mengenalmu, mereka tidak peduli padamu. Semakin kamu menjauh, semakin mereka tidak mengenal. Semakin kamu tidak dikenal, semakin mereka tidak peduli.

Sekian tulisan ini, semoga bermanfaat.

"Semut kecil jika terinjak tetap akan mengigit".

Agar Tidak Menjadi Korban Bullying

Bagi pengguna ponsel android kelas mid atau low end, ukuran memory yang kecil sudah menjadi masalah klasik. Karena memory yang terbatas, kita pun harus memastikannya digunakan dengan efektif dan efisien. Salah satu cara adalah memprioritaskan pemasangan aplikasi-aplikasi yang memang dibutuhkan. Apa saja itu? Berikut jenis aplikasi wajib untuk ponsel android kamu.

1. Koneksifitas
Untuk saya pribadi, saya hanya memasang 3 aplikasi koneksifitas dan sejenisnya. BBM, Line dan Instagram. Untuk aplikasi social media seperti Facebook dan Twitter saya lebih suka membukanya lewat browser saja, kan bisa sekalian baca berita. 

2. Peralatan
Terdiri atas utilitas dan security. Bertujuan untuk menjaga performa dan keamanan ponsel, baik dari dalam (software) maupun dari luar (hardware). Saya mempercayakannya pada 2 produk keluaran AVG Antivirus dan AVG Cleaner. 

3. Hiburan
Aplikasi game dan multimedia akan bermanfaat untuk menghilangkan jenuh atau mengisi waktu yang kosong. Saran saya, pasanglah aplikasi yang bersifat offline dan ringan jika memory ponsel dirasa tidak terlalu kuat untuk aplikasi berukuran besar.

4. Produktifitas
Jika kamu pelajar, mahasiswa atau pegawai kantoran yang sering menggunakan aplikasi Office atau Pdf, bisa memasang aplikasi Office pada ponselmu. Untuk keperluan ini saya menggunakan aplikasi WPS Office yang dulunya bernama Kingsoft Office.

Jika 4 jenis aplikasi wajib untuk ponsel android di atas sudah terpasang di ponselmu, barulah kamu bisa mengecek dan memanfaatkan ruang memory yang tersisa untuk kepentingan lain atau memasang aplikasi tambahan.

Aplikasi Wajib Untuk Ponsel Android

Negara mana yang tak ingin berpartisipasi di Piala Dunia? Tak terkecuali Indonesia. Sejak kecil saya sering mendengar selentingan tentang hasrat Indonesia bermain di Piala Dunia, tapi 'ibarat hati ingin memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai'. Ya, keikutsertaan Indonesia di Piala Dunia sejauh ini tak lebih dari sekedar, mimpi.

Namun tak ada kata menyerah untuk mewujudkan mimpi. Jalan pintas pun siap dilalui: menjadi tuan rumah Piala Dunia. Ini adalah satu-satunya cara paling mungkin (saat ini) jika Indonesia ingin bermain di Piala Dunia. Pertanyaannya, bisakah Indonesia menjadi tuan rumah gelaran akbar empat tahunan itu?

Bukan bermaksud mematahkan asa, tapi saya hanya ingin mengajak anda untuk sedikit menganalisis dan mencoba realistis. Untuk jadi tuan rumah Piala Dunia, Indonesia masih belum bisa. Apa alasannya? Banyak, tapi yang paling sederhana dan yang paling utama: prestasi persepakbolaan nasional.

1. Mari mencoba realistis
Kekuatan sepakbola Indonesia di tingkat dunia (saat ini) bisa dikatakan masih berada di level 'dunia ketiga'. Jangankan untuk menembus Piala Dunia, untuk bisa berpartisipasi di Piala Asia saja kita masih dipaksa bermimpi.

2. Mari sedikit menganalisis
Melihat sejarahnya, negara tuan rumah Piala Dunia selalu negara yang termasuk dalam 100 besar rangking FIFA. Indonesia dimana sekarang? Saya bahkan tidak ingat apakah Indonesia pernah termasuk dalam 100 besar FIFA.

Jadi, jika Indonesia ingin mewujudkan mimpi itu, yang pertama harus dilakukan adalah memperbaiki kualitas persepakbolaan tanah air dan meningkatkan prestasi yang otomatis akan meningkatkan rangking FIFA Indonesia.

Alasan Indonesia Tidak (Belum) Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia